Bandara Husein kembali menjadi tuan rumah pendaratan pesawat jet setelah menerima kedatangan Boeing 737-800 NG pada Jumat, 14 Agustus 2026. Bandara Husein yang dikelola PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mulai melayani kembali operasi pesawat jet untuk melayani rute-rute domestik.

Penerbangan yang menandai kembalinya operasi jet di bandara tersebut adalah Garuda Indonesia GA 335. Pesawat itu mendarat sekitar pukul 10.29 WIB setelah lepas landas dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Kedatangan GA 335 disambut dengan prosesi water salute sebagai bentuk penghormatan tradisional di dunia penerbangan.
Bandara Husein dalam Sorotan Publik
Dengan kembali beroperasinya pesawat jet di fasilitas itu, Bandara Husein resmi melayani 12 rute domestik. Pengelolaan oleh InJourney Airports disebut dalam catatan resmi saat tanda-tanda kembalinya layanan jet terlihat pada hari tersebut. Perincian rute belum disajikan secara komprehensif dalam informasi awal, namun jumlah rute yang dijalankan mencapai angka selusin sesuai pengumuman.
Detil kedatangan dan prosesi penyambutan
Pesawat Boeing 737-800 NG dengan nomor penerbangan GA 335 tiba dari Bali pada pagi hari dan melakukan pendaratan yang berjalan normal pada waktu yang tercatat yakni sekitar pukul 10.29 WIB. Setibanya di apron, pesawat mendapat penghormatan berupa water salute, prosesi yang lazim dipakai untuk menandai momen penting dalam operasional bandara atau maskapai.
Peran pengelola bandara
Bandara Husein berada di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) yang menggunakan nama InJourney Airports dalam beberapa keterangan resmi. Pengelola bertanggung jawab atas kesiapan infrastruktur untuk mendukung kembali operasi pesawat jet, termasuk koordinasi dengan maskapai dan otoritas terkait untuk memastikan prosedur keselamatan dan operasional dipatuhi.
Implikasi bagi mobilitas domestik
Kembalinya pesawat jet ke Bandara Husein membuka kembali opsi perjalanan udara dengan jenis pesawat yang selama ini banyak digunakan untuk rute-rute domestik. Keputusan mengoperasikan pesawat jet di bandara ini memungkinkan maskapai melayani 12 rute domestik sesuai kebutuhan penumpang dan jadwal yang ditetapkan dalam rencana operasional maskapai.
Seiring dengan pendaratan GA 335 dan penegasan jumlah rute yang dilayani, pihak-pihak terkait di bandara dan maskapai dipastikan terus memantau pelaksanaan operasional ini agar berjalan sesuai standar keselamatan serta kenyamanan penumpang. Proses pemulihan layanan jet di bandara ini menjadi catatan penting untuk kelanjutan aktivitas penerbangan domestik dari dan menuju wilayah Bandung.
Informasi selengkapnya mengenai jadwal penerbangan, frekuensi rute, dan perubahan operasional di Bandara Husein dijadwalkan akan diumumkan melalui saluran resmi pengelola bandara dan maskapai yang bersangkutan. Hingga saat ini, tanda-tanda pemulihan layanan jet ditandai secara simbolis oleh prosesi penyambutan dan pendaratan GA 335 pada hari tersebut.
Baca juga berita lainnya:
