Persis Solo rekrut dua pemain asing sebagai bagian dari upaya memperkokoh komposisi tim menjelang kompetisi musim 2026/27. Langkah ini menyusul kedatangan gelandang serang asal Spanyol, Juan Mera, yang lebih dulu diperkenalkan ke publik klub.

Manajemen Laskar Sambernyawa kemudian resmi memperkenalkan dua nama baru: striker Henry Doumbia dan bek tengah Slavko Damjanovic. Kehadiran keduanya diharapkan dapat meningkatkan kualitas tim dalam mengejar target promosi ke Super League musim depan.
Persis Solo rekrut pemain asing untuk memperkuat barisan
Pengumuman resmi klub menegaskan bahwa penambahan pemain asing adalah bagian dari strategi jangka pendek untuk membuat skuad lebih kompetitif. Penambahan Juan Mera sebelumnya memberi opsi kreativitas di lini tengah, sementara Doumbia dan Damjanovic diharapkan menambah kedalaman pada lini depan dan pertahanan.
Profil singkat pemain baru
Henry Doumbia diperkenalkan sebagai penyerang yang berasal dari Pantai Gading dan disebut bukan nama baru di kancah sepak bola Indonesia. Klub menempatkan harapan pada kemampuan ofensifnya untuk memberi alternatif serangan dan produktivitas gol yang dibutuhkan tim.
Sementara itu, Slavko Damjanovic direkrut untuk mengisi posisi bek tengah. Kehadirannya dimaksudkan memperkuat lini belakang dan menambah opsi bagi pelatih dalam menyusun skema pertahanan yang lebih solid menghadapi kompetisi ketat di musim mendatang.
Harapan manajemen dan pelatih
Manajemen menyatakan bahwa rekrutan asing kali ini dipilih untuk menjawab kebutuhan taktis tim. Kombinasi pemuda lokal dan pemain asing diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara kreativitas, kecepatan, serta kestabilan di lini bertahan. Pernyataan klub juga menekankan harapan bahwa pemain-pemain baru bisa cepat beradaptasi dengan gaya permainan dan iklim kompetisi di Indonesia.
Tantangan menuju promosi ke Super League
Meskipun penambahan pemain asing merupakan langkah positif, Persis Solo masih menghadapi tugas besar untuk mengamankan tiket promosi ke Super League. Adaptasi pemain baru, kebugaran tim, serta konsistensi performa sepanjang musim akan menjadi faktor penentu apakah investasi pemain asing tersebut menghasilkan dampak yang diharapkan.
Selain itu, proses integrasi antara pemain asing dan pemain lokal kerap membutuhkan waktu. Komunikasi di lapangan, pemahaman taktik pelatih, serta chemistry antarpemain harus cepat terbangun agar target tim bisa tercapai.
Dengan berdirinya kembali skuad yang lebih bervariasi, publik Persis Solo tentu berharap perubahan ini membawa hasil nyata di lapangan. Musim 2026/27 akan menjadi ujian nyata bagi Laskar Sambernyawa untuk membuktikan bahwa perombakan pemain bisa diterjemahkan menjadi prestasi dan promosi ke kasta tertinggi.
Penggemar dan pengamat akan mengamati perkembangan adaptasi Henry Doumbia dan Slavko Damjanovic, serta kontribusi Juan Mera yang sebelumnya lebih dulu didatangkan. Keberhasilan mereka dalam memenuhi peran masing-masing akan sangat menentukan perjalanan Persis Solo dalam perburuan tiket menuju Super League musim depan.
Baca juga berita lainnya:
