Jonatan Christie menyatakan menerima tawaran dari PBSI untuk memperkuat tim Indonesia pada Asian Games 2026. Keputusan itu mengukuhkan niat pemain berstatus non-pelatnas tersebut untuk tampil pada ajang multievent terbesar di Asia.

Bagi Jonatan, Asian Games 2026 memang sudah masuk agenda target sejak awal tahun. Komunikasi mengenai tawaran ini berlangsung sekitar satu bulan lalu dan datang langsung dari Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Eng Hian.
Asian Games 2026 dalam Sorotan Publik
Sumber komunikasi yang diterima Jonatan berasal dari struktur PBSI yang menangani pembinaan dan prestasi atlet, diwakili oleh Eng Hian. Menurut keterangan yang disampaikan, pertanyaan mengenai kesiapan Jonatan untuk memperkuat tim nasional disampaikan secara langsung, dan Jonatan merespons positif.
Penawaran itu datang meski Jonatan saat ini berstatus sebagai pemain non-pelatnas. Tawaran untuk membawa pemain non-pelatnas menunjukkan PBSI membuka peluang lebar dalam penyusunan skuad, sambil menunggu pengumuman resmi terkait daftar atlet yang akan dikirim.
Posisi Jonatan dalam rencana tim bulutangkis
PBSI sebelumnya menetapkan kuota 20 atlet bulutangkis untuk Asian Games 2026. Sampai saat ini, nama-nama resmi yang akan masuk dalam kuota tersebut belum diumumkan. Namun, masuknya Jonatan sebagai salah satu pemain yang ditawari posisi menunjukkan dia menjadi bagian dari opsi yang dipertimbangkan oleh federasi.
Karena daftar resmi belum dirilis, belum bisa dipastikan apakah Jonatan akan tampil dalam nomor beregu, perorangan, atau keduanya. Yang jelas, jadwal cabang bulutangkis di Asian Games nanti akan diawali dengan pertandingan beregu sebelum memasuki nomor perorangan.
Target pribadi Jonatan menjelang Asian Games
Jonatan mengaku bahwa Asian Games merupakan salah satu targetnya sejak awal tahun. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keputusan untuk menerima tawaran PBSI sejalan dengan rencana pribadinya untuk berlaga di ajang kontinental itu.
Meski demikian, detail target kompetitif yang lebih spesifik—seperti nomor yang akan diikuti atau target hasil—belum dipublikasikan. Semua keputusan akhir terkait komposisi tim dan sasaran resmi masih menunggu pengumuman dari PBSI dan proses seleksi yang berlaku.
Rangkaian waktu dan tempat pelaksanaan
Asian Games 2026 akan digelar di kawasan Aichi–Nagoya, Jepang, pada 19 September sampai 4 Oktober. Penjadwalan cabang bulutangkis yang memprioritaskan acara beregu lebih dulu memberi gambaran tentang struktur kompetisi yang akan dihadapi atlet.
Dengan rentang waktu penyelenggaraan tersebut, persiapan pembentukan skuad dan program latihan akan menjadi perhatian federasi dan para atlet. Bagi pemain non-pelatnas yang diberikan kesempatan, koordinasi awal dengan tim nasional menjadi langkah penting agar persiapan bisa berjalan sesuai standar tim.
Langkah selanjutnya dan pengumuman resmi
Sampai saat ini, PBSI belum mengumumkan secara resmi nama-nama atlet yang akan dibawa ke Asian Games 2026. Keputusan resmi terkait daftar 20 atlet bulutangkis diharapkan dikeluarkan oleh federasi menjelang batas waktu seleksi internal.
Bagi publik dan penggemar bulutangkis, penerimaan tawaran Jonatan menjadi sinyal bahwa federasi mempertimbangkan kombinasi pemain pelatnas dan non-pelatnas untuk membentuk skuad yang kompetitif. Perkembangan berikutnya akan menunggu pengumuman resmi dari pihak berwenang.
Baca juga berita lainnya:
