Dialog APKASI berlangsung di Ruang Pimpinan, Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (24/7/2026). Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal menerima pengurus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) beserta sejumlah kepala daerah.

Pertemuan tersebut menjadi forum tatap muka antara pimpinan DPR dengan jajaran APKASI yang dipimpin oleh Ketua Umum Bursah Zarnubi. Dalam kesempatan itu para bupati menyampaikan beragam masukan dan aspirasi secara langsung kepada pimpinan lembaga legislatif.
Dialog Apkasi dalam Sorotan Publik
Rombongan APKASI hadir lengkap dengan jajaran pengurus dan sejumlah bupati dari berbagai provinsi. Pertemuan di ruang pimpinan DPR berlangsung dalam suasana dialog, di mana delegasi daerah mendapat kesempatan untuk menyampaikan kondisi dan harapan mereka kepada wakil rakyat di tingkat pusat.
Walau bersifat formal, suasana pertemuan memberi ruang interaksi langsung antara pimpinan DPR dan kepala daerah. Kehadiran Ketua Umum APKASI menjadi representasi aspirasi kolektif pemerintah kabupaten yang ingin disampaikan kepada pembuat kebijakan di tingkat nasional.
Isi aspirasi yang disampaikan
Para bupati menyampaikan berbagai masukan dan aspirasi yang mereka anggap penting untuk pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan di daerah. Aspirasi itu disampaikan langsung kepada Dasco dan Cucun sebagai wakil pimpinan DPR, sehingga memudahkan jalur komunikasi antara pemerintah daerah dan parlemen.
Meskipun rincian tiap aspirasi tidak dipublikasikan secara lengkap pada pertemuan, momentum ini menjadi wadah bagi kepala daerah untuk menyuarakan kebutuhan daerahnya dan memberi masukan terhadap kebijakan-kebijakan yang berdampak pada tingkat kabupaten.
Peran APKASI dalam menyampaikan kepentingan daerah
Sebagai organisasi yang menghimpun kepala daerah di tingkat kabupaten, APKASI berfungsi sebagai mediator komunikasi antara kabupaten dengan pihak-pihak pembuat kebijakan. Pertemuan di DPR menggambarkan peran tersebut, yakni menyatukan suara dari berbagai daerah agar dapat didengar secara langsung oleh pimpinan legislatif.
Kehadiran pimpinan APKASI dalam dialog resmi seperti ini memperkuat channel aspirasi yang bersifat kolektif, sehingga isu-isu yang bersumber dari lapangan dapat diangkat pada tingkat pembahasan kebijakan nasional.
Makna pertemuan bagi kelanjutan pembangunan daerah
Dialog APKASI dengan pimpinan DPR memberi arti strategis dalam upaya menyelaraskan kebijakan pusat dan kebutuhan daerah. Pertemuan semacam ini membuka kesempatan bagi para kepala daerah untuk menjelaskan kondisi riil di lapangan sehingga pembuat kebijakan mendapatkan masukan langsung dari implementator di tingkat kabupaten.
Dengan adanya komunikasi dua arah ini, diharapkan aspirasi daerah dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan maupun evaluasi kebijakan yang berdampak pada sektor pemerintahan kabupaten. Pertemuan juga menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi antarpenyelenggara pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Harapan dan langkah selanjutnya
Meskipun pertemuan bersifat dialogis dan informatif, hal utama yang diharapkan adalah kelanjutan komunikasi antara DPR dan APKASI setelah sesi tersebut. Pertemuan tatap muka seperti ini biasanya menjadi pijakan awal agar masukan daerah mendapat perhatian lebih lanjut dalam proses legislasi atau pembahasan kebijakan.
Para pihak yang terlibat diharapkan mempertahankan jalur komunikasi terbuka sehingga aspirasi yang disampaikan oleh kepala daerah dapat diproses sesuai mekanisme kelembagaan. Forum seperti ini menunjukkan pentingnya koordinasi lintas level pemerintahan untuk mendukung upaya pembangunan di seluruh wilayah.
Pertemuan yang berlangsung pada 24 Juli 2026 itu menjadi salah satu contoh bagaimana wakil rakyat dan perwakilan pemerintah daerah bertemu untuk bertukar pandangan demi kepentingan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di tingkat kabupaten.
Baca juga berita lainnya:
