nongkrong di rumah ibu - ilustrasi berita IKA IESP dan Yayasan Cinta Anak Gelar Nongkrong di Rumah Ibu untuk Anak…IKA IESP dan Yayasan Cinta Anak menggelar 'Nongkrong di Rumah Ibu' di Sayap Ibu Bintaro, menghadirkan keceriaan bagi anak disabilitas saat Hari Anak Nasional.

IKA IESP dan Yayasan Cinta Anak mengadakan kegiatan bertajuk “Nongkrong di Rumah Ibu” untuk memperingati Hari Anak Nasional 2026. Acara berlangsung pada Sabtu, 25 Juli 2026, di Yayasan Sayap Ibu Bintaro, Tangerang Selatan, dengan fokus memberikan suasana hangat dan penuh keceriaan bagi anak-anak penyandang disabilitas.

nongkrong di rumah ibu - ilustrasi berita IKA IESP dan Yayasan Cinta Anak Gelar Nongkrong di Rumah Ibu untuk Anak…

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian kedua organisasi terhadap hak dan kesejahteraan anak. Penyelenggara menyampaikan bahwa tujuan utama adalah menciptakan momen kebersamaan yang menumbuhkan kehangatan, rasa diterima, dan kegembiraan di antara anak-anak penghuni yayasan.

Nongkrong di Rumah Ibu sebagai wujud kolaborasi sosial

Acara “Nongkrong di Rumah Ibu” merupakan hasil kerja sama antara Ikatan Alumni Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan (IKA IESP) dan Yayasan Cinta Anak. Kolaborasi lintas lembaga tersebut ditujukan untuk memperkuat peran komunitas dalam memberikan perhatian khusus kepada anak-anak dengan kebutuhan khusus di lingkungan yayasan.

Dengan menyelenggarakan kegiatan di lokasi yayasan, penyelenggara berharap dapat hadir secara langsung di tengah anak-anak, sekaligus menunjukkan dukungan nyata dari pihak alumni dan organisasi sosial. Bentuk kerjasama ini menegaskan pentingnya peran aktif berbagai pihak dalam memperjuangkan inklusi dan kesejahteraan anak.

Suasana hangat di Yayasan Sayap Ibu Bintaro

Lokasi yang menjadi tuan rumah, Yayasan Sayap Ibu Bintaro, dipilih sebagai tempat perayaan karena merupakan rumah bagi anak-anak penyandang disabilitas yang membutuhkan perhatian dan dukungan berkelanjutan. Pada hari pelaksanaan, suasana digambarkan penuh keakraban dan kegembiraan, sejalan dengan tujuan menghadirkan kehangatan dan kebersamaan.

Penyelenggara mencatat bahwa momentum seperti ini penting untuk memfasilitasi interaksi positif antara anak-anak dan pendamping, sekaligus memberi kesempatan bagi komunitas untuk berpartisipasi langsung dalam kegiatan sosial yang bermakna.

Makna peringatan Hari Anak Nasional

Peringatan Hari Anak Nasional menjadi latar penting bagi kegiatan tersebut. Melalui acara ini, IKA IESP dan Yayasan Cinta Anak ingin menegaskan bahwa perayaan hari anak harus mencakup semua anak, termasuk mereka yang hidup dengan disabilitas. Penyelenggaraan kegiatan yang ramah anak dan penuh empati dianggap sebagai bentuk konkret dari perhatian terhadap hak-hak anak.

Selain itu, momentum Hari Anak Nasional dimanfaatkan untuk mengingatkan publik tentang kebutuhan dukungan sosial dan akses yang layak bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Kegiatan ini menjadi ajakan bagi masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian dan tindakan nyata.

Harapan dan nilai yang ingin ditanamkan

Penyelenggara berharap kegiatan seperti “Nongkrong di Rumah Ibu” dapat memperkuat nilai kebersamaan, empati, dan saling menghargai dalam masyarakat. Meski digelar dalam satu hari, kegiatan semacam ini diharapkan mampu meninggalkan kesan positif dan menginspirasi langkah-langkah serupa di masa mendatang.

Melalui pertemuan langsung dengan anak-anak di yayasan, para alumni dan relawan menunjukkan bahwa perhatian dan waktu yang diberikan memiliki arti besar bagi kesejahteraan emosional dan sosial anak. Kehangatan yang dihadirkan diharapkan turut memupuk rasa percaya diri serta kenyamanan bagi anak-anak yang terlibat.

Secara umum, kegiatan kolaboratif ini memperlihatkan bagaimana organisasi alumni dan yayasan sosial dapat bersinergi untuk menghadirkan kegiatan bermakna. Peringatan Hari Anak Nasional dengan pendekatan inklusif seperti yang dilaksanakan di Bintaro menjadi contoh praktik yang memprioritaskan kesejahteraan anak bagi semua pihak.

By farhan.kurniawan

Jurnalis nasional yang mengulas isu pemerintahan, kebijakan publik, sosial, dan dinamika nasional. Mengutamakan akurasi data serta prinsip jurnalistik dalam setiap pemberitaan.